Pangkep, Pojoksiar.com – Suasana Ramadhan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pangkajene tahun ini terasa berbeda dan lebih semarak. Untuk menghadirkan nuansa khas bulan suci, pihak rutan menggelar bazar takjil di area blok hunian pada Senin (23/2). Inisiatif ini menjadi angin segar bagi warga binaan yang rindu momen berburu takjil seperti di luar tembok rutan.
Menjelang waktu berbuka puasa, salah satu sudut rutan berubah menjadi pasar dadakan bertajuk “Tanpan Ramadhan Fair”. Aneka jajanan tersaji dengan harga terjangkau, mulai dari kue tradisional khas Sulawesi Selatan, gorengan renyah, hingga minuman segar pelepas dahaga.
Produk-produk yang dijual merupakan hasil kerja sama dengan mitra Koperasi Primkopasindo. Penataan stan yang rapi dan suasana yang tertib membuat bazar ini terasa seperti miniatur pasar Ramadhan pada umumnya. Warga binaan pun tampak antusias menikmati momen ngabuburit yang jarang mereka rasakan selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan bazar takjil ini tidak hanya menghadirkan keceriaan Ramadhan, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian. Beberapa warga binaan dilibatkan langsung dalam proses penjualan, sehingga mereka dapat mengasah keterampilan berwirausaha dan membangun rasa tanggung jawab.
Program ini dijadwalkan berlangsung setiap hari sepanjang bulan Ramadhan. Dengan demikian, suasana kebersamaan dan semangat ibadah dapat terus terjaga hingga akhir bulan suci.
Kepala Pengamanan, Abd Jalil, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan inovasi pembinaan yang tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
“Kami mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari pemenuhan hak rekreatif warga binaan selama Ramadhan. Meski demikian, pengamanan tetap kami perketat di sekitar lokasi bazar agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Pihak rutan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dengan pengawasan petugas yang optimal.
Hadirnya bazar takjil di Rutan Pangkep menjadi bukti bahwa semangat Ramadhan dapat tumbuh di mana saja, termasuk di balik tembok rutan. Selain memberi dampak positif secara psikologis, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga binaan serta antara warga binaan dan petugas.
Melalui inovasi sederhana namun penuh makna ini, Ramadhan di Rutan Pangkep tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan momentum pembinaan, kebersamaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan