Pojoksiar – Pemerintah Kabupaten Pangkep akan menyerahkan pengelolaan dermaga kepada pemerintah desa. Untuk tahun ini, sebanyak 96 dermaga sudah dalam proses hibah ke desa.

“Ada 96 dermaga yang sekarang dalam proses hibah dari pemerintah kabupaten ke pemerintah desa,” kata Kepala Dinas Perhubungan Pangkep, Baharuddin di ruang kerjanya, Senin (24/2/2025).

Ia mengatakan, proses hibah dermaga ini bertujuan agar dermaga yang ada di desa lebih mudah diawasi dan dipelihara. Selain itu, dia berharap agar pengelolaan dermaga oleh pemerintah desa nantinya akan memaksimalkan potensi ekonomi dari dermaga.

“Tujuannya, memudahkan pemeliharaan oleh pemerintah desa. Yang kedua desa bisa memaksimalkan potensi dermaga. Kalau desa yang kelola, bisa jadi memberikan PAD desa karena bisa menarik retribusi dermaga,” ucapnya.

“Dari sisi regulasi juga tidak ada masalah kalau dermaga kita serahkan ke desa,” lanjutnya.

Baharuddin menambahkan, jumlah dermaga yang ada di Pangkep sebanyak 169 buah dermaga. Sebanyak 20 dermaga yang masuk dalam sudah mengalami rusak berat akan dilakukan penghapusan aset.

“Total dermaga ada 196. 96 akan kita hibahkan, 20 dermaga kita lakukan penghapusan aset karena sudah rusak berat. Kalau direnovasi biayanya sama saja membangun dermaga baru,” ucapnya.

Sementara itu sebanyak 46 dermaga belum diserahkan dan 34 dermaga yang berada diwilayah kelurahan juga tidak akan dihibahkan.

“Yang 34 dermaga di wilayah kelurahan tetap dalam status milik pemkab, karena kelurahan tidak memiliki anggaran yang cukup untuk mengelola dermaga,” ujarnya.

“Kalau yang 46 dermaga yang belum diserahkan ini sebagian karena akan direnovasi dulu,” lanjutnya.