Manokwari Selatan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Papua Barat bekerja sama dengan Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial menggelar sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Transformasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kabupaten Manokwari Selatan. Langkah ini dilakukan guna memangkas birokrasi dan mempercepat transformasi digital pelayanan publik di daerah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Srikandi tersebut dibuka resmi oleh Wakil Bupati Manokwari Selatan, Mezak Inyomusi, dan diikuti 60 peserta dari unsur aparatur pemerintah distrik serta kampung.
Dalam sambutannya, Mezak menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi kependudukan maupun perlindungan sosial merupakan keharusan guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan efisien.
”Pemerintah daerah mengapresiasi langkah inisiatif Dukcapil Papua Barat. Melalui kegiatan ini, aparat distrik dan kampung diharapkan menjadi motor penggerak untuk memastikan masyarakat sadar administrasi kependudukan dan terdata secara akurat,” ujar Mezak.
Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Papua Barat, Ria Maria Come, memaparkan urgensi migrasi dokumen kependudukan fisik menuju IKD. Menurutnya, IKD menjamin keamanan data sekaligus mempermudah warga mengakses pelayanan publik secara praktis melalui gawai.
Sementara itu, Ketua Tim PKH Kabupaten Manokwari Selatan, Megawati Putri Rajab, menyoroti pentingnya transformasi Perlinsos berbasis data kependudukan yang valid dan mutakhir. Hal itu krusial agar program pengentasan kemiskinan serta bantuan sosial tepat sasaran.
Seusai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan langsung berupa aktivasi IKD serta pendaftaran agen Perlinsos bagi para peserta. Pendekatan ini diharapkan mempercepat penetrasi layanan digital hingga ke tingkat kampung.

Tinggalkan Balasan