Jakarta, Pojoksiar.com – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengonfirmasi pengadaan 25.000 unit sepeda motor listrik untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025. Namun, di balik seragam operasionalnya, sorotan tertuju pada unit yang digunakan: Emmo JVX GT, sebuah motor listrik dengan spesifikasi teknis yang cukup mencolok di kelasnya.
Berdasarkan data teknis, Emmo JVX GT bukan sekadar motor listrik perkotaan biasa. Motor ini dibekali dapur pacu listrik berdaya 7.000 watt. Kekuatan ini memungkinkan unit melesat hingga kecepatan maksimal 85 km/jam, angka yang tergolong tinggi untuk kendaraan operasional logistik.
Urusan daya tahan, motor ini mengandalkan baterai berkapasitas 72 Volt 31 Ampere-hour (Ah). Sekali pengisian penuh, jarak tempuh yang diklaim mencapai 70 km. Efisiensi waktu menjadi nilai jual utama lewat fitur *fast charging*—hanya butuh waktu sekitar 1,5 jam untuk mengisi daya dari nol hingga penuh.
Dari sisi ketangguhan medan, dimensinya tergolong bongsor untuk ukuran motor listrik:
Panjang 2.080 mm, Ground Clearance 320 mm (cukup tinggi untuk melewati genangan atau medan tidak rata), maksimal 200 kg (dengan bobot kosong kendaraan 110 kg)
Aspek yang paling mengundang tanya adalah banderol harga. Penelusuran pada sistem informasi pengadaan barang/jasa nasional (Inaproc) milik LKPP menunjukkan harga per unit motor ini dipatok Rp49,95 juta (termasuk PPN).
Namun, terdapat anomali jika merujuk pada laman resmi Emmo. Di sana, harga unit justru tercantum lebih tinggi, yakni Rp56,8 juta.
Selisih harga yang mencapai lebih dari Rp6 juta ini lazimnya dipengaruhi oleh volume pengadaan besar-besaran (bulk buy) oleh negara, meski transparansi proses administrasinya kini tengah menjadi perhatian publik.
Hingga saat ini, 25.000 unit motor yang disediakan oleh PT Yasa Artha Trimanunggal tersebut masih terparkir rapi.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan bahwa ribuan kendaraan ini masih dalam proses administrasi untuk dicatatkan sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia.

Tinggalkan Balasan