Pangkep, Pojoksiar.com – Seorang pria berinisial SP (41) yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), tewas setelah terlibat perkelahian dengan warga berinisial LW (55) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Peristiwa maut tersebut terjadi di Kampung Bonto Bila-bila, Desa Patalassang, Kecamatan Labakkang, Selasa (7/4/2026) sore sekitar pukul 16.00 WITA.
Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Muhammad Saleh, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

“Telah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan salah satu pihak meninggal dunia. Korban yang meninggal adalah ODGJ, dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit,” ujar Saleh saat dimintai konfirmasi, Rabu (8/4/2026).

Saleh menjelaskan, insiden bermula saat SP mendatangi kediaman LW sambil membawa sebilah parang. Tanpa alasan yang jelas, SP langsung menyerang dan membacok kepala bagian belakang LW.

Dalam kondisi terdesak dan terluka, LW berupaya membela diri. Ia mengambil sebatang kayu penjemur gabah yang ujungnya dipasangi plat kendaraan bekas untuk melawan serangan parang tersebut.

“LW melakukan perlawanan dengan mengambil sebatang kayu penjemur gabah. Ia memukul bagian belakang kepala SP berkali-kali hingga korban tersungkur,” jelasnya.

Warga yang berada di lokasi kejadian segera melarikan keduanya ke fasilitas kesehatan terdekat. LW dibawa ke Puskesmas Labakkang, sementara SP dilarikan ke RSUD Batara Siang.

Meski sempat mendapatkan tindakan medis di rumah sakit, nyawa SP tidak tertolong.
“Sesampainya di rumah sakit dan setelah mendapatkan perawatan, SP dinyatakan meninggal dunia,” tambah Saleh.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa sebilah parang milik korban dan alat penjemur gabah yang digunakan LW. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Namun, LW sendiri belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik karena masih harus menjalani perawatan intensif akibat luka bacok yang dideritanya.