Pojoksiar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pangkep mulai dilaksanakan di 13 sekolah. Pemkab Pangkep menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 miliar dalam APBD 2025 untuk mendukung program MBG.
“Hari ini Pangkep launching Program makan bergizi gratis, kita laksanakan di 13 sekolah mulai SD, SMP dan SMA,” kata Kadis Pendidikan Kabupaten Pangkep, Sabrun Jamil, Senin (13/1/2025).
Program MBG di Pangkep mulai memberlakukan di 13 sekolah masing-masing 13 SD, 2 tingkat SMP dan 2 tingkat SMA. Pemkab Pangkep secara resmi meluncurkan program makan bergizi gratis untuk siswa sekolah di SD Negeri 25/26 Taraweang, Desa Kabba, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Senin (13/1)
Sabrun mengatakan Badan Gizi Nasional menunjuk Yayasan Cahaya Bumi Angkasa dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia sebagai mitra untuk melaksanakan program MBG di Pangkep.
“Badan Gizi Nasional menunjuk yayasan cahaya bumi angkasa, Sarjana penggerak pembangunan Indonesia yang fungsinya mengontrol penyediaan MBG,” ucapnya.
Dia menambahkan, untuk tahap awal ini program MBG akan diberikan kepada 3200 an siswa.
Sementara itu Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan pemenuhan gizi anak-anak sekolah di wilayah Pangkep, sesuai dengan salah satu arahan Presiden RI.
“Hari ini kita melaunching program makanan bergizi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak-anak. Untuk tahap awal, program ini baru berjalan di Kecamatan Minasatene dengan melayani 3.012 siswa dari SD, SMP, dan SMK,” ujarnya.
Sebanyak 3.200 paket makanan bergizi telah disalurkan melalui dapur umum yang menjangkau radius 3 kilometer dari lokasi sekolah.
Untuk mencakup seluruh wilayah Kabupaten Pangkep, diperlukan 27 unit Sentra Penyediaan Paket Gizi (SPPG). Namun, saat ini baru 1 unit yang siap beroperasi.
“Kami berharap program ini bisa terus berkembang hingga mencakup seluruh sekolah di Pangkep. Pemenuhan gizi yang cukup bagi anak-anak sekolah menjadi langkah penting untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tambah Bupati Yusran.
Peluncuran ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas generasi muda melalui asupan gizi yang memadai.

Tinggalkan Balasan