Pojoksiar.com – Dua orang nelayan terombang-ambing selama 3 jam di perairan Pangkep setelah kapal mereka dihantam ombak. Petugas BPBD Pangkep mengevakuasi 2 orang nelayan tersebut bersama kapal mereka ke daratan.
“Kami menerima informasi bahwa ada kapal nelayan yang hampir karam di jalur menuju pulau Karanrang,” kata Sekretaris BPBD Pangkep, Muhammad Arsyad, Senin (16/12/2024).
Kapal nelayan yang mereka tumpangi berlayar dari pantai Galesong, Kabupaten Takalar menuju Kabupaten Barru sekitar pukul 07.00 wita, Senin (16/12). Saat di perairan Pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkep kapal tersebut dihantam ombak dan angin kencang.
Akibatnya air memenuhi seluruh badan kapal dan membuat mesin kapal mati. Keduanya terpaksa berpegangan ke kapal untuk bertahan sambil menunggu pertolongan.
Arsyad mengatakan, keduanya sempat ditolong oleh sebuah kapal yang melintas. Mereka ditarik sampai ke muara sungai. Petugas BPBD Pangkep lalu mengevakuasi 2 orang nelayan asal Kabupaten Barru itu ke dermaga Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene.
“Mereka sempat ditolong sampai ke muara. Lalu kami yang evakuasi ke dermaga,” kata Arsyad.
Petugas BPBD Pangkep lalu menghubungi BPBD Barru untuk menjemput kedua orangg nelayan tersebut.
“Sudah dijemput sama BPBD Barru,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan