Pangkep, Pojoksiar.com – Niat hati ingin nongkrong asyik bareng teman, dua remaja di Pulau Sapuka, Pangkep, Sulawesi Selatan, malah harus kehilangan nyawa. WA (16) dan SA (17) meninggal dunia setelah nekat menenggak minuman oplosan yang isinya bikin merinding: spritus dicampur minuman energi dan susu saset!

Kejadian ini bermula pada Selasa (3/2) siang. Awalnya, WA dan SA bareng dua teman lainnya, AB dan SO, iseng membeli sebotol spritus ukuran 650 ml, air mineral, minuman energi, dan susu kental manis. Tanpa pikir panjang, mereka meracik “ramuan” maut itu di belakang sebuah bangunan sekolah dan meminumnya bareng-bareng.

​”Benar, pada hari Kamis, tanggal 5 Februari 2026, telah terjadi peristiwa adanya dua orang meninggal dunia, diduga telah meminum cairan spritus bersama temannya,” kata Kasi Humas Polres Pangkep, AKP Imran, Jumat (6/2/2026).

Nggak berhenti di situ, malamnya aksi ini berlanjut! Mereka beli bahan yang sama lagi dan kali ini “pestanya” pindah ke Dermaga Batu. Pesertanya pun makin ramai, total ada sekitar 11 remaja lain yang ikut nimbrung sampai jam 10 malam.

Dampak dari cairan yang biasa dipakai untuk campuran pembersih atau bahan bakar itu nggak langsung instan. Baru pada Kamis (5/2) pagi, WA tiba-tiba guling-guling kesakitan di depan rumahnya sampai harus dilarikan ke Puskesmas Sapuka. Siangnya, giliran SA yang ambruk dengan keluhan yang sama.
Naas, nyawa keduanya nggak tertolong. WA dinyatakan meninggal jam 1 siang, disusul SA pada jam 8 malam.

Bukan cuma mereka berdua, 11 teman lainnya juga sempat bertumbangan dan harus dirawat intensif. Hingga saat ini, masih ada 4 orang yang tertahan di Puskesmas, sementara yang lain sudah boleh pulang setelah melewati masa kritis.

Kasi Humas Polres Pangkep, AKP Imran, mengonfirmasi kalau polisi sudah bergerak melakukan penyelidikan. Selain memeriksa saksi dan korban yang selamat, polisi juga lagi menginterogasi pedagang yang menjual spritus tersebut kepada anak-anak di bawah umur ini.

​”Kami sedang penyelidikan, interogasi saksi dan korban serta mendatangi dan interogasi pedagang spiritus yang menjual kepada para korban,” ucapnya.

Duh, ngeri banget ya. Please, jangan pernah coba-coba eksperimen aneh sama bahan kimia yang bukan buat diminum!