Maros, Pojoksiar  – Belum sebulan setelah diresmikan booster air bersih Kecamatan Bontoa sudah tidak berfungsi. Booster air bersih tersebut sudah mengalami kebocoran dan kering.

“Bak air kosong. Diinformasikan sama petugasnyq, (booster) dalam pemeliharaan atau perbaikan karena pada saat peresmian banyak bocor sehingga perlu perbaikan,” kata Plt Bupati Maros, Suhartina Bohari, Rabu (2/10/2024).

Hal ini disampaikan Suhartina usai menerima pengaduan dari warga Kecamatan Bontoa terkait fasilitas bosster yang mereka harapkan untuk menangani kekeringan tidak berfungsi. Booster ini terletak di di Dusun Tangkuru, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros.

“Saya menerima audience teman-teman dari aliansi bontoa menggugat mereka meminta perhatian terhadap kondisi air di Bontoa,” ujarnya.

Booster air ini diresmikan Bupati Maros Chaidir Syam, Jumat (20/9). Menurut laporan yang diterima Suhartina, sejak diresmikan booster air bersih yang memiliki debit yang bisa dialirkan 1120 liter/ detik ini baru 2 kali beroperasi.

“Beberapa waktu lalu pak bupati meresmikan boster untuk menyelesaikan persoalan air yang ada di Bontoa. Tapi menurut petugas baru 2 kali berfungsi,” ucapnya.

Untuk itu, Suhartina mengatakan akan bicara dengan kontraktor yang mengerjakan pembangunan booster ini. Ia berharap perbaikan booster ini bisa selesai dalam pekan ini agar kekurangan air di wilayah Kecamatan Bontoa bisa diatasi.

“Kita akan berkomunikasi sama yang mengerjakan booster ini. Saya berharap dalam beberapa hari kedepan bisa dicuci dan diisi kembali dan airnya dialirkan ke warga,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Kecamatan Bontoa merupakan salahsatu wilayah yang mengalami kekeringan ekstrim di Kabupaten Maros. Hal itu karena Kecamatan Bontoa berada di wilayah pesisir.