Pangkep – Berangkat dari kehidupan sederhana sebagai anak nelayan di wilayah terpencil, Takbir, S.Tr., Tra kini dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (GMPK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkontribusi dan memimpin, melainkan motivasi untuk terus berkarya bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Lahir dan dibesarkan dalam lingkungan yang penuh dengan tantangan, Takbir memahami secara langsung bagaimana perjuangan masyarakat pesisir dalam memperoleh pendidikan, kesempatan, dan kesejahteraan. Pengalaman hidup itulah yang membentuk karakter kepemimpinannya menjadi pribadi yang tangguh, sederhana, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pemberdayaan generasi muda.

Sebagai Ketua Umum GMPK DPC Pangkajene dan Kepulauan, Takbir berkomitmen menjadikan organisasi sebagai wadah pembinaan mahasiswa dan pelajar yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa dan pelajar merupakan kekuatan strategis bangsa yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta menjadi pelopor perubahan yang positif di tengah perkembangan zaman.

Di bawah kepemimpinannya, GMPK akan terus mendorong berbagai program yang berorientasi pada penguatan kapasitas generasi muda, seperti pendidikan kebangsaan, pelatihan kepemimpinan, diskusi intelektual, pengabdian masyarakat, kegiatan sosial, hingga kolaborasi dengan berbagai elemen pemerintah, akademisi, dan organisasi kepemudaan. Program-program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air yang tinggi.

Takbir meyakini bahwa tantangan bangsa di masa depan hanya dapat dijawab melalui lahirnya generasi muda yang memiliki wawasan luas, kemampuan beradaptasi, semangat gotong royong, serta komitmen untuk menjaga persatuan dalam keberagaman. Oleh karena itu, GMPK harus menjadi ruang belajar, ruang pengabdian, dan ruang kolaborasi bagi seluruh mahasiswa dan pelajar untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Menjadi anak nelayan bukanlah sebuah keterbatasan, melainkan kekuatan yang mengajarkan arti kerja keras, kejujuran, dan pantang menyerah. Saya ingin semangat itu menjadi inspirasi bagi generasi muda agar berani bermimpi, terus belajar, dan mengabdi untuk bangsa,” ujar Takbir.

Dengan semangat pengabdian yang lahir dari akar kehidupan masyarakat pesisir, Takbir membawa visi menjadikan GMPK DPC Pangkajene dan Kepulauan sebagai organisasi yang progresif, inklusif, dan responsif terhadap berbagai persoalan kepemudaan. Ia berharap kehadiran GMPK mampu menjadi penggerak lahirnya generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mewujudkan Indonesia yang semakin maju.