Barru, Pojoksiar.com — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan keimanan, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.

Hal tersebut disampaikan Abustan saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan bersama masyarakat di Masjid Rahmat, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Abustan mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi kesempatan menjalani ibadah puasa Ramadan dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah kita masih diberi umur panjang dan kesehatan sehingga dapat kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan. Yang paling membahagiakan adalah kita masih diberikan keimanan untuk menjalankan ibadah dengan penuh ketenangan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semoga setelah Ramadan kita menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi manusia yang bertakwa, serta mampu menjaga nilai-nilai kebersamaan,” kata Abustan.

Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin pemerintah daerah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui Safari Ramadan ini kita bisa saling mengenal dan memahami, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abustan juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Barru bersama Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari.

Ia mengatakan, melalui efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah, sejumlah program prioritas tetap dapat berjalan, termasuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan yang didukung program pemerintah pusat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kata Abustan, Kabupaten Barru juga mencatat penurunan angka pengangguran dan kemiskinan dalam beberapa waktu terakhir.

Selain itu, melalui dukungan dana dari pemerintah pusat, Kabupaten Barru memperoleh sejumlah program pembangunan strategis, seperti pembangunan Sekolah Rakyat, pengembangan Kampung Nelayan, serta program Instruksi Presiden Jalan Daerah.

Pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perkebunan. Salah satunya melalui pengembangan komoditas kopi di kawasan perhutanan sosial.

Abustan menilai masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal di sejumlah wilayah. Ia berharap masyarakat dapat mengelola lahan tersebut dengan menanam komoditas produktif yang bernilai ekonomi.

“Ke depan kita menargetkan pengembangan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Abustan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat.

“Jika kita saling memahami, saling membantu, dan bekerja bersama, maka berbagai persoalan bisa kita selesaikan. Semangat kebersamaan inilah yang harus kita jaga demi mewujudkan Barru yang maju, berkelanjutan, dan semakin sejahtera,” katanya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat pemerintah setempat, serta jamaah masjid yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat silaturahmi.