Barru, Pojoksiar.com — Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari melanjutkan rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barru dengan mengunjungi Masjid At-Tauhid, Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kamis (5/3/2026).
Kunjungan tersebut terasa istimewa karena berlangsung pada 15 Ramadan 1447 Hijriah, bertepatan dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an.
Suasana kegiatan berlangsung hangat. Bupati Barru sempat berinteraksi dengan anak-anak jamaah sebelum menyampaikan sambutan di hadapan masyarakat.
Pada awal sambutannya, Andi Ina mengajak jamaah mendoakan almarhum Puang Teppi, tokoh masyarakat yang berjasa dalam pembangunan Masjid At-Tauhid.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Mallusetasi, khususnya warga Desa Kupa, atas dukungan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu sehingga dirinya bersama Wakil Bupati dapat memimpin Kabupaten Barru.
Ia kemudian merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.
“Alhamdulillah, pada 20 Februari 2026 lalu genap satu tahun kami memimpin Kabupaten Barru,” ujar Andi Ina.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru tahun 2025 menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir.
Selain itu, angka kemiskinan di Barru juga mengalami penurunan dari 8,31 persen menjadi 8,0 persen pada 2025.
Tingkat pengangguran juga menurun signifikan. Jika pada 2024 berada di angka 6,42 persen, pada 2025 turun menjadi sekitar 5,7 persen.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk menekan pengangguran adalah memberikan kesempatan kerja melalui pengangkatan sekitar 2.286 tenaga PPPK paruh waktu.
“Keputusan ini diambil agar ribuan anak Barru tetap memiliki kesempatan kerja,” kata Andi Ina.
Bupati Barru juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis pemerintah pusat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dirasakan manfaatnya oleh siswa di Desa Kupa.
Program tersebut bertujuan mencegah stunting serta meningkatkan kualitas gizi anak menuju visi Indonesia Emas 2045.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Barru tengah membangun Sekolah Rakyat di Lawallu dengan anggaran sekitar Rp270 miliar.
Sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
“Sistemnya boarding school. Setiap siswa akan mendapatkan fasilitas pendidikan yang lengkap, termasuk satu laptop untuk satu anak,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi masyarakat terkait pengerukan sungai, Bupati menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk meminjam alat berat dari Balai Kementerian PU.
Langkah tersebut diambil mengingat keterbatasan APBD Kabupaten Barru yang merupakan salah satu yang terendah di Sulawesi Selatan, sekitar Rp700 miliar.
Selain itu, persoalan sampah juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
Bupati mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke laut karena dapat merusak ekosistem.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan, Pemkab Barru menjalankan program “Rabu Bersih”, yaitu kegiatan kerja bakti yang diikuti seluruh aparatur sipil negara sebelum memulai aktivitas kerja.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun daerah.
Ia juga mengajak masyarakat terus mendukung pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wakil Bupati.
“Pemerintahan ini adalah satu paket. Bupati tidak bisa bekerja sendiri tanpa Wakil Bupati. Kami berharap bisa terus bersama masyarakat membangun Barru,” katanya.

Tinggalkan Balasan