Pangkep, Pojoksiar.com – Sebanyak 15 orang koki dapur SPPG mengikuti pelatihan kompetensi dasar ASEAN MRA-TP (Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals). Kegiatan ini digelar 2 hari di Rumah Makan Raja Muda Pangkep Sabtu (4-5/10/2025).

Pelatihan ini kerjasama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Angin Mammiri Makassar dan BPC PHRI Pangkep.

Ketua BPC PHRI Pangkep, M Quddus mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas juru masak di dapur MBG. Ia mengatakan, pelatihan digelar untuk memenuhi standar dapur MBG yaitu koki bersertifikat.

“Wajib setiap dapur ada koki yang bersertifikasi. Pelatihan ini digelar untuk itu, juga untuk meningkatkan kualitas dapur MBG,” ujar Quddus, Minggu (5/10).

“15 orang koki ini berasal berasal dari Pangkep 9 orang, Sopeng 4 orang dan Maros 4 orang,” lanjutnya.

Quddus menuturkan, setelah pelatihan, para peserta juga mengikuti uji kompetensi sebagai Chef, peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat dari BNSP (Basan Nasional Sertifikasi Profesi).

“Setelah ini mereka juga akan mengikuti ujian kompetensi, yang menguji mereka itu tim asesor dari BNSP. Yang lulus akan dapat sertifikat BNSP sebagai chef yang kompeten,” bebernya.

Ia menambahkan pihaknya mendukung peningkatan kualitas dapur MBG. Menurutnya, dengan kualitas tenaga dapur yang baik, maka akan berdampak pada kualitas menu makanan untuk anak sekolah.

“Kita selalu dukung setiap upaya perbaikan MBG, khususnya tenaga dapur. Karena itu akan berdampak pada menu makanan untuk siswa,” lugas Quddus.