Pojoksiar – Berkendara di musim hujan berbeda dengan musim kemarau. Selain faktor kesiapan kendaraan, kondisi pengendara juga harus disiapkan dengan baik.
Hal itu cukup penting mengingat, dalam kondisi hujan jalanan basah akan membuatnya lebih licin, jarak pandang juga menjadi terbatas dan belum lagi kalau ada lubang atau genangan banjir yang harus dilalui. Nah, kali ini Instruktur safety riding Yamaha,Zulham Latief memberikan sejumlah tips berkendara aman dan nyaman di situasi hujan.
Menurut Zulham, tips yang akan disampaikan ini merupakan tanggungjawab moril Yamaha sebagai produsen sepeda motor kepada penggunanya.
“Jadi bukan hanya menjual sepeda motor. Sebagai produsen sepeda motor, Yamaha juga punya tanggung jawab moril kepada pengguna bagaimana berkendara yang baik, aman dan nyaman,” kata Zulham.
Nah berikut yang harus diperhatikan sebelum berkendara dimusim hujan :
1. Kondisi sepeda motor harus dalam keadaan baik
Dari segi persiapan, hal pertama yang harus dicek oleh pengguna motor adalah memastikan motornya dalam kondisi layak jalan.
Pada musim hujan ada beberapa komponen motor yang memiliki peranan vital dan penting untuk dicek, seperti ban yang berfungsi menjaga traksi ke permukaan jalan, lampu penerangan yang membantu jarak pandang, sistem pengereman untuk deselerasi kecepatan di permukaan jalan yang basah dan licin, serta beberapa komponen pendukung berkendara lainnya.
Bila ada komponen yang dirasa perlu untuk dicek lebih lanjut atau bahkan diganti, pemilik motor Yamaha dapat memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor.
2. Wajib bawa jas hujan
Jas hujan menjadi perlengkapan berkendara yang wajib dibawa saat musim hujan karena fungsinya yang dapat meminimalisir pakaian pengendara menjadi basah dan juga meredakan terpaan angin serta hawa dingin yang langsung ke badan.
Baiknya, pengendara memilih jas hujan yang berbentuk 2-piece dengan warna yang cerah agar mudah diidentifikasi oleh pengendara lain.
3. Cari rute aman dan hindari genangan
Ketika berkendara saat hujan, upayakan untuk mencari rute yang aman. Pemilihan rute juga menunjang faktor keselamatan dalam
berkendara.
Sebesar mungkin untuk menghindar dari jalan yang sering terjadi genangan air atau banjir. Jangan nekat !
Kalaupun harus melalui genangan jangan menurunkan gas, tarikan gas harus stabil dan jangan undur gas. Sebab jika menurunkan gas ditengah genangan akan berpotensi air akan masuk dalam mesin.
Jika mesin motor mati saat melalui genangan jangan sekali-sekali untuk langsung menghidupkan mesin. Itu berpotensi merusak mesin motor.
4. Hindari Berkendara Agresif
Kondisi hujan yang membuat jalan licin dan jarak pandang terbatas tentunya harus disikapi dengan cara berkendara yang bijak.
Seperti jangan berkendara dengan kecepatan tinggi dan sering mendahului pengendara lain.
Selain itu, hindari mengerem secara mendadak karena saat jalan licin tentu traksi ban ke aspal menjadi tidak optimal sehingga resiko untuk selip.
Baiknya, tetap jaga jarak aman dan berkendaralah dengan kecepatan sedang serta konstan.
5. Jika hujan sangat deras, maka berhentilah
Saat intensitas hujan sudah sangat deras, sebaiknya pengendara langsung berhenti dan tidak melanjutkan berkendara karena jarak pandang terganggu dan genangan air dijalan membuata motor menjadi sulit dikontrol.
Saat menepi juga pastikan lokasinya aman, seperti tidak di bawah jembatan, underpass, atau ruang publik lainnya yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan

Tinggalkan Balasan