Pojoksiar – Posko Terpadu Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Pelabuhan Maccini Baji resmi ditutup. Posko ini bertujuan untuk memberi kenyamanan k3pada masyarakat saat arus mudik dan balik masyarakat selama periode liburan Nataru 2025.
“Meskipun waktu penutupan yang dijadwalkan semula adalah pukul 12.00 malam. Penutupan kegiatan tersebut dipercepat, namun (aktivitas) tetap berlangsung hingga tengah malam,” kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Maccini Baji, Johansyah, Rabu (8/1/2025).
Dia menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini berjalan dengan lancar dan tanpa ada insiden berarti.
Dalam keterangan persnya, Johansyah mengungkapkan, Posko terpadu tahun ini berjalan dengan baik dan lancar.
“Kerja sama yang solid dengan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, SAR, dan instansi terkait lainnya sangat membantu dalam memastikan kelancaran dan keamanan arus penumpang dan barang.” ujar Johansyah.
Johansyah juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan para penumpang. Selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru, petugas dari berbagai instansi telah bekerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa seluruh protokol kesehatan tetap diterapkan guna menjaga kesehatan masyarakat di tengah pandemi yang masih berlangsung.
Meskipun tidak terjadi lonjakan signifikan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya, Johansyah tetap menyatakan kesiapan pihaknya untuk menghadapi Angkutan Lebaran yang akan datang.
“Kami sementara menyiapkan persiapan untuk angkutan Lebaran nanti. Meskipun angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini tidak menunjukkan lonjakan yang signifikan, kami tetap melakukan evaluasi dan peningkatan layanan agar dapat menerima jumlah penumpang yang lebih banyak di Lebaran mendatang,” tambahnya.
Selama periode angkutan ini, posko terpadu juga memberikan berbagai layanan kepada penumpang, seperti informasi perjalanan, layanan kesehatan, serta fasilitas kenyamanan bagi para pemudik. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat selama masa liburan.
Dengan ditutupnya Posko Terpadu Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, diharapkan evaluasi dan umpan balik dari masyarakat akan menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas layanan di masa yang akan datang, termasuk untuk angkutan Lebaran. Johansyah mengajak masyarakat untuk memberikan masukan demi perbaikan sistem transportasi yang lebih baik lagi.
Secara keseluruhan, kegiatan angkutan Natal dan Tahun Baru ini diharapkan dapat menjadi pengalaman positif bagi masyarakat dan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait dalam upaya meningkatkan pelayanan transportasi publik di Indonesia. Saat ini, persiapan untuk Angkutan Lebaran sedang dilakukan untuk memastikan pelayanan yang optimal bagi para penumpang

Tinggalkan Balasan